kedaiSTYLE

5 Etika Kirim Pesan Singkat ke Dosen Biar Cepat Dibalas

KEDAINEWS.COM – Setiap mahasiswa pasti membutuhkan pertemuan dosen, baik untuk bimbingan tugas akhir, konsultasi dan keperluan lainnya. Namun, sebagian besar dosen mempunyai jadwal yang padat, sehingga sulit ditemui di kampus. Oleh karena itu, kamu harus menghubungi dosen via pesan singkat untuk menentukan waktu yang tepat untuk bertemu dengannya.

Tidak hanya dengan SMS biasa, kamu juga bisa menggunakan aplikasi pesan instan, seperti WhatsApp, LINE, Telegram, BBM dan lain-lain. Namun demikian, WhatsApp tetap dipilih karena aplikasi ini bersifat formal dan banyak digunakan, serta tidak ada stiker-stiker yang terkesan alay. Jika kamu dan dosenmu memiliki WhatsApp, begini cara menghubungi beliau supaya pesanmu cepat direspon. Let’s check it out!

 

Pasang foto profil yang wajar dan gak alay.

Foto profil pada Whatsapp-mu dapat mengundang niat dosen untuk membalas pesanmu atau tidak. Gunakan foto profil yang wajar, seperti berpose biasa dan tidak norak. Boleh menggunakan foto bersama teman-teman, keluarga atau kerabatmu, tetapi tidak menggunakan foto mesra dengan pacarmu atau berpose alay dan norak lainnya. Supaya lebih aman, lebih baik kamu tidak usah menampilkan foto profilmu saat dosen tidak menyimpan nomormu di ponselnya. Atur saja di pengaturan WhatsApp yaitu Account –> Privacy –> Profile Photo dan pilih My Contacts.

 

Sampaikan pesanmu dengan to the point.

Langsung tuliskan tujuanmu menghubungi dosen tersebut dengan tidak bertele-tele, seperti mau bertemu beliau untuk bimbingan tugas akhir, meminta bantuan atau keperluan lainnya. Jangan terlalu banyak berbasa-basi supaya dosenmu tidak jenuh dengan pesanmu.

 

Jangan terlalu mendesak dosen untuk membalas pesanmu.

Dosenmu tidak membalas pesanmu, padahal kamu mengirim pesan kepadanya saat tidak pada jam sibuknya. Dalam keadaan tersebut, janganlah kamu mengirim pesan yang berisi kata-kata desakan kepada beliau, apalagi sampai mengirimkan kata “PING” berkali-kali.

Sangat tidak sopan kan? Tunggulah beberapa jam, kemungkinan dosenmu sedang berkendara di jalan, terkena musibah atau ada kegiatan mendesak lainnya. Ketika keperluanmu dengan dosenmu sangat mendesak, boleh menghubungi beliau sekali lagi, tetapi tetap dengan kata-kata yang sopan. Jika tidak dibalas lagi, berarti dosenmu sangat sibuk sehingga kamu harus mengalah dulu dan mengubungi beliau lagi di hari berikutnya.

 

Selalu tuliskan terima kasih.

Selalu tuliskan kata “terima kasih” setelah menuliskan inti pesanmu. Bisa juga kamu menyatakan keperluanmu terlebih dahulu kepada dosenmu, beliau menjawabnya, lalu ucapkan “terima kasih”. Hal ini membuat dosen menganggapmu sebagai pribadi yang bisa menghargai pendapatnya.

 

Jangan memberikan waktu kosongmu lebih dahulu.

Ketika kamu ingin bertatap muka dengan dosen, jangan memberikan jadwal kosongmu terlebih dahulu. Hal ini memberikan kesan bahwa dosenmu membutuhkan kamu, bukan kamu yang membutuhkan dosen. Tanyakan terlebih dahulu waktu kosong beliau, baru cocokkan dengan waktu kosongmu. Jika waktu kosongmu dengan dosenmu tidak pas, boleh minta pertimbangan waktu lainnya kepada beliau, tetapi harus dengan cara yang sopan ya!

Yuk Bagikan Artikel Ini :

BACA ARTIKEL LAINNYA