14 June 2024

KEDAINEWS.COM – Wedding Organizer atau WO  menjadi usaha yang potensial karena setiap orang berencana melangsungkan pernikahan dan mereka pastinya membutuhkan WO untuk mengurusi segala keperluan pernikahan.

Terjun di bisnis WO sama dengan menjual jasa dengan konsep jelas.

Nah, kalau kamu juga tertarik untuk terjun di bisnis wedding organizer, ikuti langkah sukses berikut ini ;

1. Tim yang solid
Modal terpenting yang perlu dimiliki oleh sebuah wedding organizer adalah sumberdaya manusia, sebab, jualan jasa untuk mengonsep dan mengelola pernikahan sesuai permintaan klien. Makanya, sebuah tim kerja yang solid sangatlah dibutuhkan.

Tim tidak perlu besar, beberapa orang saja sudah cukup yang penting tim  mampu menjadi otak untuk menjalankan fungsi-fungsi penting dalam mengorganisir sebuah pernikahan, antara lain seperti membangun jejaring, marketing, serta pengelolaan keuangan.

Jika butuh tenaga tambahan untuk menangani acara, kamu bisa memanfaatkan tenaga lepas atau outsourcing.

2. Relasi dengan vendor dan supplier
Untuk melangsungkan resepsi sesuai keinginan klien, kamu tentu perlu bekerja sama dengan vendor-vendor pernikahan seperti katering, venue, busana, sound system, tata rias, serta fotografi.

Bangunlah relasi seluas-luasnya dengan para vendor ini, sehingga kamu bisa menawarkan banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan bujet klienmu.

Untuk menjaring klien potensial dari vendor, kamu bisa menawarkan kerja sama berupa pembagian keuntungan jika vendor tersebut berhasil mengarahkan konsumen untuk menggunakan jasa WO-mu.

3. Ide dan konsep yang unik
Agar lebih unggul dalam persaingan, kamu harus pandai-pandai memanfaatkan pasar. Kenali bagaimana tren pasar dan dan tawarkan konsep yang unik dan kreatif untuk mereka.

Saat ini trend anak muda yang menginginkan konsep pernikahan kekinian dan low bugdet. Kamu perlu memutuskan konsep seperti apa yang ingin kamu tawarkan sebagai ciri khas WO-mu.

4. Teman dan kerabat
Kalau belum punya pengalaman, mencari klien pertama memang agak tricky. Kamu bisa memulainya dari lingkaran sosialmu dulu, yaitu teman-teman dan kerabatmu.

Tawarkan konsep yang spesial dengan harga yang terjangkau agar mereka tertarik menggunakan jasamu.

5. Promosi Offline dan Online
Agar bisnis wedding organizer kamu dikenal banyak orang dan mendapatkan banyak penawaran, maka kamu harus melakukan promosi.

Promosi ini bisa jalankan secara offline dan online. Secara offline kamu bisa menyebar brosur, beriklan di media massa, mengikuti pameran atau mensponsori acara.

Secara online, promosi usaha WO ini bisa kamu jalankan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain.

Selain media sosial, kamu juga bisa mempromosikan usaha Anda melalui instant messaging atau pesan singkat seperti Blackberry Messenger dan WhatsApp atau juga media website serta blog.

Previous post Sinopsis Film ‘Dilan 1991’
Next post Usai Olahraga, Jangan Minum Minuman Berkarbonasi! ini Alasannya