kedaiBISNIS

Onde-Onde Ubi Ungu Al Fazza Faeyza : Kreasi Jajanan Pasar Terbaru

KEDAINEWS.COM – Onde-onde merupakan satu dari sekian banyak jajanan pasar terpopuler di Indonesia. Ciri khas makanan ini berbentuk bulat, kenyal, berwarna kuning kecoklatan dan ditaburi biji wijen. Jika pada umumnya onde-onde disajikan dalam warna kuning kecoklatan, onde-onde buatan Al Fazza Faeyza ini mempunyai kreasi baru yaitu onde-onde ubi ungu yang berasal dari pengolahan ubi ungu.

Dwiyana sebagai owner Al Fazza Faeyza menjelaskan bahwa jajanan pasar seperti onde-onde sudah jarang sekali terlihat dipasaran dan kalaupun ada sering kali penyajiannya cenderung monoton dari waktu ke waktu. Selain itu, ia tidak ingin kuliner tradisional tersebut hilang tergerus zaman. Dari hal tersebut, Al Fazza Faeyza mulai meluncurkan produk barunya berupa onde-onde ubi ungu sekitar September 2020 lalu.

Respon dari konsumen pun tak kalah menarik, Dwiyana mengaku pada awal penjualannya ia dapat menjual 50 buah onde-onde hanya dalam waktu satu hari saja. Hal itu tentunya dapat menunjukkan bahwa onde-onde buatannya diminati banyak masyarakat khususnya pecinta kuliner tradisional.

Saat ini pemasaran onde-onde ubi ungu dari Al Fazza Faeyza sudah mulai menyebar di warung jajanan sekitar daerah Jatipurwo Kota Surabaya, selain itu di masa pandemi ini sang owner juga membuka opsi pemesanan onde-onde secara online bahkan pengantaran makanan kerumah pelanggan juga dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan serta tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

Bagi para pembaca yang ingin mencoba onde-onde ubi ungu atau kuliner tradisional lain ala Al Fazza Faeyza dapat melakukan pemesanan langsung dengan menghubungi DM instagram @dwiyana_3 . Ownernya ramah dan fast respon, serta selain produk onde-onde ubi ungu tersebut, Al Fazza Faeyza juga pernah menjual produ-produk makanan lain seperti jus buah, ayam geprek, mie pedas, brownies alpukat, dan lain-lain sesuai dengan pesanan dan minat dan pelanggan.

Yuk lestarikan jajan pasar dengan mengonsumsi makanan tradisional Indonesia dimulai dari diri sendiri.

Jurnalis : Farrah Miftah (Jawa Timur)

Bagikan Artikel Ini :
Share

Baca Berita Lainnya