26 October 2021

Makin Diminati Pemilik Komoditas, Registrasi Resi Gudang Meningkat 86 persen

Yuk Bagikan Artikel Ini

KEDAINEWS.COM – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) (Persero) merilis data pemanfaatan Resi Gudang di posisi Kuartal III 2021.

Data dari KBI (Persero) menyebutkan terjadinya peningkatan pemanfaatan Resi Gudang dengan angka pertumbuhan yang cukup tinggi, baik dari sisi jumlah Resi Gudang yang diregistrasi, jumlah komoditas, volume barang, nilai barang serta nilai pembiayaan.

Dari sisi jumlah Resi Gudang yang diregistrasi, posisi di Kuartal III 2021 tercatat sebanyak 481 RG, meningkat 86 persen dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 258 RG.

“Terjadinya peningkatan pemanfaatan Resi Gudang ini merupakan hasil dari kegiatan edukasi serta sosialiasi yang terus menerus kami lakukan bersama dengan berbagai pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama KBI (Persero) Fajar Wibhiyadi di Jakarta, Rabu (13/10).

Ia menambahkan, melihat pertumbuhan pemanfaatan Resi Gudang yang ada, ini menunjukkan bahwa Resi Gudang makin diminati masyarakat, khususnya para petani dan pemilik komoditas.

Dari sisi jumlah komoditas yang di resi gudangkan, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III komoditas yang masuk ke resi gudang mencapai 10 komoditas, naik 43 persen dari periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebanyak 7 komoditas.

Di Kuartal III 2021 juga diwarnai dengan masuknya komoditas baru, yaitu kedelai dengan 2 Resi Gudang yang diregistrasi.

Komoditas yang paling banyak diregistrasikan di kuartal III 2021 adalah ayam karkas beku dengan 118 RG, sedangkan di periode yang sama di tahun 2020, komoditas yang paling banyak di registrasi adalah Gabah dengan 160 RG.

Dari sisi volume barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat sebanyak 9,932 Juta Kg, atau mengalami kenaikan 65 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 6,022 Juta Kg.

Sedangkan dari sisi nilai barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat mencapai Rp 375,4 Miliar, naik 206 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 122,6 Miliar.

Dalam catatan Pusat Registrasi Resi Gudang, nilai pembiayaan RG tahun 2021 sampai dengan Kuartal III mencapai 215,1 M, naik 203 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 70,9 Miliar.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2020 Resi Gudang yang diregistrasi mencapai 314 RG dalam volume seberat 6,7 Juta Kg dengan nilai barang mencapai Rp 133,9 Miliar. Sedangkan dari sisi nilai pembiayaan, sepanjang tahun 2020 mencapai Rp 59,1 Miliar.

“Terkait pembiayaan Resi Gudang, kami sebagai Pusat Registrasi juga mengajak lembaga pembiayaan baik Bank maupun Non Bank, untuk masuk ke sektor ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa Bank yang menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekosistem Resi Gudang.

“Kedepan, kami sebagai Pusat Registrasi akan terus mendorong pemanfaatan Resi Gudang, yang akan kami lakukan dengan upaya Edukasi dan Sinergi. Edukasi dalam arti kami akan terus melakukan kegiatan edukasi kepada para pemilik komoditas,” tutup Fajar.

Yuk Bagikan Artikel Ini
Previous post Merasa Ditipu Asuransi Wanda Hamidah Ngadu ke Jokowi
Next post Raup Rp2 Miliar Pemilik Aktual TV Ditangkap