2 July 2022

Menteri BUMN Dorong 80 Persen Karyawan dari Milenial

KEDAINEWS.COM – Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa Kementerian BUMN tengah berupaya agar 80 persen dari total karyawan BUMN adalah kaum milenial.

Untuk saat ini, karyawan milenial di lingkungan BUMN mencapai 65 persen. Target ini menjadi Key Performance Indicator (KPI) dalam program transformasi BUMN.

“Untuk saat ini, dari  50 Karyawan yang ada di KBI 75 persennya adalah generasi milenial,” kata Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi di Jakarta, Senin (20/6).

Ia menambahkan, kedepan KBI akan terus meningkatkan prosentase generasi milenial untuk menuju 80 persen.

“Bagi KBI, tentunya tidak terjebak dalam jumlah karyawan milenialnya, namun lebih dari itu tantangan yang ada adalah bagaimana mempersiapkan karyawan generasi milenial ini menjadi talenta-talenta unggul yang memiliki kompetensi dan menerapkan value AKHLAK,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS tahun 2021, generasi milenial Indonesia mencapai 69,38 Juta jiwa, atau 25,87 persen dari total penduduk Indonesia.

Generasi milenial ini menduduki peringkat kedua, dibawah generasi Z yang lahir pada rentang waktu tahun 1997 – 2021 dengan total sebanyak 74,93 juta atau 27,94 persen dari total penduduk Indonesia.

Terkait generasi milenial, riset Alvara Research Center menyebutkan bahwa generasi milenial menyimpan potensi besar untuk bisnis.

Dalam kesehariannya, generasi ini memiliki perilaku yang kecanduan internet, kecenderungan melakukan transaksi non tunai, kemampuan multitasking, kerja cepat dan cerdas dengan teknologi, serta gemar berwisata.

Namun, ada sisi lain dari generasi milenial yaitu memiliki loyalitas yang rendah.

“Dengan berbagai perilaku generasi milenial, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi KBI dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ujar Fajar.

Untuk itu, tambah Dia, pengembangan SDM tidak hanya untuk hard skill, namun juga dari sisi soft skill.

Keberhasilan KBI dalam memaksimalkan talenta-talenta milenial tercermin dalam kinerja korporasi.

Di tahun 2021, KBI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 101,6 Miliar, atau mengalami peningkatan 53 persen dari tahun 2020 dengan laba bersih sebesar Rp. 66,4 Miliar.

Sedangkan dari sisi pendapatan, di tahun 2021 KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp. 189,5 Miliar, sedangkan di tahun 2020 pendapatan operasional yang diperoleh mencapai Rp. 170 Miliar.