kedaiBISNIS

Pupuk Indonesia Catat Penjualan 8,9 Juta Ton Triwulan III 2018

Pupuk Indonesia mencatat penjualan triwulan III 2018 sebanyak 8,95 juta ton atau meningkat tujuh persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin mengatakan peningkatan kinerja tersebut didorong oleh penjualan pupuk subsidi untuk petani dan juga ekspor.

Adapun, penyaluran pupuk subsidi telah mencapai 6.633.982 ton. Sedangkan ekspor untuk pupuk sebanyak 770 ribu ton dan amoniak atau bahan baku pupuk sebesar 439 ribu ton.

“Penjualan pupuk untuk sektor PSO, yaitu penyaluran pupuk bersubsidi ke sektor tanaman pangan, hingga saat ini sudah mencapai 6.633.982 ton. Kalau peningkatan ekspor sampai dengan September 2018, ekspor pupuk mencapai 770 ribu ton dan 439 ribu ton amoniak,” jelasnya dalam konferensi pers di Bontang, Kalimantan Timur, Sabtu (27/10).

Istimewa

Lebih lanjut, ia memproyeksi ekspor pupuk hingga akhir tahun bisa mencapai 1,588 juta ton dan 630 ribu ton amoniak. Dengan begitu, pihaknya mengharapkan mampu memperoleh US$ 650.563.913.

Sementara itu, ia juga menegaskan bahwa saat ini pihaknya memprioritaskan kebutuhan dalam negeri dibandingkan ekspor, karena itu ia memastikan kebutuhan dalam negeri bisa tercukupi.

 

Yuk Bagikan Artikel Ini :

BACA ARTIKEL LAINNYA