14 June 2024

KEDAINEWS.COM – Tokopedia akan menaikkan biaya layanan bagi penjual (merchant) e-commerce per kategori produk mulai 2 Januari 2023. Selain itu, Tokopedia juga akan memotong biaya layanan bebas ongkir (ongkos kirim) pada tanggal yang sama.

Mengutip laman seller.tokopedia.com, biaya layanan naik mulai dari 1 persen untuk regular merchant dan mulai dari 1,8 persen untuk power merchant.

“Perubahan ini berlaku untuk Seller Power Merchant PRO, Power Merchant, dan Regular Merchant. Terdapat perubahan kategori juga dan dibagi ke dalam 5 kategori grup dengan biaya layanan berbeda,” tulis perusahaan.

Sementara, untuk biaya layanan bebas ongkir yang akan ditanggung oleh penjual (seller) adalah empat persen maksimal Rp10 ribu untuk tiap produk terjual, atau setara nilai bebas ongkir yang diterima pembeli.

“Penyesuaian ini berlaku untuk seller dengan keanggotaan regular merchant, power merchant dan power merchant PRO yang menggunakan layanan bebas ongkir,” tulis Pusat Edukasi Seller.

Aturan ini tidak berlaku bagi produk yang tidak menggunakan layanan bebas ongkir. Artinya, para penjual hanya dikenakan biaya layanan keanggotaan seller.

Berikut daftar kenaikan biaya layanan Tokopedia yang berlaku mulai 2 Januari 2023:

Kategori grup 1
Untuk kategori grup 1 biaya layanan per produk terjual untuk jenis Power Merchant PRO & Power Merchant naik menjadi 4,5 persen. Sedangkan, untuk Regular Merchant (setelah transaksi ke-100) naik menjadi 3,8 persen.

Kategori grup 1 ini mencakup buku, dapur, elektronik, fashion anak & bayi, fashion muslim, fashion pria, fashion wanita, handphone & tablet, ibu & bayi, kamera, kecantikan, mainan & hobi, makanan & minuman, office & stationery, olahraga, otomotif, perawatan tubuh, perlengkapan pesta & craft, pertukangan, produk lainnya, rumah tangga, tour & travel, dan wedding.

Kategori grup 2
Untuk kategori grup 2, biaya layanan per produk terjual untuk jenis Power Merchant PRO & Power Merchant naik menjadi 3,8 persen dan Regular Merchant (setelah transaksi ke-100) naik menjadi 3 persen. Kategori ini meliputi dapur, elektronik, film & musik, gaming, ibu & bayi, kamera, kesehatan, komputer & laptop, mainan & hobi, makanan & minuman, office & stationery, otomotif, perawatan hewan, perlengkapan pesta & craft, dan pertukangan.

Kategori grup 3
Biaya layanan kategori grup 3 per produk terjual untuk jenis Power Merchant PRO & Power Merchant naik menjadi 3,1 persen. Sementara, Regular Merchant (setelah transaksi ke-100) naik menjadi 2,6 persen.

Kategori Grup 3 meliputi dapur, elektronik, fashion anak & bayi, fashion wanita, gaming, handphone & tablet, ibu & bayi, kamera, kecantikan, komputer & laptop, logam mulia, makanan & minuman, olahraga, otomotif, pertukangan, dan properti.

Kategori grup 4
Biaya layanan kategori grup 4 per produk terjual untuk jenis Power Merchant PRO & Power Merchant naik menjadi 1,8 persen dan Regular Merchant (setelah transaksi ke-100) naik menjadi 1,6 persen. Adapun kategori grup 4 meliputi handphone dan tablet.

Kategori grup 5
Biaya layanan kategori grup 5 per produk terjual untuk jenis Power Merchant PRO & Power Merchant naik menjadi 2 persen dan Regular Merchant (setelah transaksi ke-100) naik menjadi 1 persen. Kategori Grup 5 meliputi otomotif.

Previous post Mobil Listrik Honda N-Van Electric Lebih Murah dari Wuling Air EV
Next post 4 Tempat Wisata Dunia Tutup di Tahun 2023