Awal Langkah Bernadya di Dunia Musik
Bernadya Ribka Jayakusuma, lahir di Surabaya pada 16 Maret 2004, mulai mengejar musik sejak usia belia. Pada 2016, ia tampil di ajang The Voice Kids Indonesia dan bergabung dalam tim Tulus. Meski belum menjadi juara, pengalaman ini menandai awal dari perjalanan musiknya.
Duo Bersama Kakak: Celine & Nadya
Tahun 2018, Bernadya membentuk duo bernama Celine & Nadya bersama kakaknya. Mereka merilis beberapa single dan album yang mendapat sambutan positif. Namun pada 2022, keduanya memilih untuk menempuh karier solo dan mengeksplorasi gaya bermusik masing-masing.
Mulai Solo Karier dan Menarik Perhatian Lewat Media Sosial
Setelah berpisah dari duo, Bernadya aktif mengunggah cover lagu di media sosial. Gayanya yang unik dan suara yang emosional menarik perhatian banyak orang. Popularitasnya semakin meningkat saat ia bergabung dengan JUNI Records di tahun 2022 dan merilis debut single-nya.
“Apa Mungkin” Jadi Titik Balik
Single debut “Apa Mungkin” langsung meledak. Lagu ini menjadi viral, trending di media sosial, dan membuka banyak peluang baru untuk Bernadya. Karya tersebut bahkan membawanya masuk nominasi Pendatang Baru Terbaik di Anugerah Musik Indonesia 2023.
“Satu Bulan” dan Soundtrack Galau Anak Muda
Bernadya terus menunjukkan konsistensinya dengan merilis single “Satu Bulan” pada 2023. Lagu ini berbicara tentang perasaan belum bisa move on—tema yang sangat relate bagi banyak pendengarnya. Lirik yang jujur dan aransemen yang sederhana membuat lagu ini sukses besar.
Album Debut: Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan
Tahun 2024 menjadi momentum penting dalam karier Bernadya. Ia merilis album perdananya yang bertajuk Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan. Berisi delapan lagu dengan nuansa pop dan bedroom pop, album ini mencerminkan kedewasaan musikal Bernadya. Lagu seperti “Kata Mereka Ini Berlebihan” berhasil mencuri perhatian dan menduduki puncak chart Spotify.
Multitalenta: Menulis, Menyanyi, dan Bermusik
Bernadya nggak hanya bernyanyi. Ia juga piawai bermain gitar dan piano, serta menulis lagu-lagunya sendiri. Lirik-liriknya membahas tema cinta, kehilangan, dan emosi sehari-hari yang mudah dipahami dan dirasakan banyak orang.
Menolak Jalur Kedokteran, Memilih Panggung Musik
Meski sempat didorong untuk masuk dunia kedokteran, Bernadya mantap memilih jalur musik. Ia mengikuti kata hati, dan sekarang karyanya telah menyentuh jutaan pendengar. Keberaniannya menjadi inspirasi bagi anak muda yang ingin mengejar mimpi.