KEDAINEWS.COM – Volkswagen baru saja mengumumkan rencananya untuk meluncurkan mobil listrik kompak dengan harga sekitar €20.000 atau sekitar Rp 351 juta pada tahun 2027. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dominasi produsen mobil listrik Tiongkok yang sukses meraih pangsa pasar besar dengan menawarkan mobil listrik berharga terjangkau.

Pengumuman ini datang di tengah perubahan besar dalam pasar kendaraan listrik. Walaupun kendaraan listrik telah mengalami peningkatan popularitas dalam beberapa tahun terakhir, harga yang tinggi masih menjadi hambatan utama bagi banyak konsumen. Sebaliknya, pasar kendaraan listrik di Tiongkok berkembang pesat, berkat ketersediaan model-model murah yang menarik minat konsumen.

Dilansir dari Arena EV, Jumat (31/5/2024), CEO Volkswagen Thomas Schäfer menekankan pentingnya memiliki kendaraan entry-level yang menarik untuk mendorong adopsi mobilitas listrik secara luas. Ia menjamin bahwa meskipun model-model baru ini akan terjangkau, mereka tidak akan mengorbankan teknologi, desain, kualitas, atau pengalaman pelanggan. Mobil listrik seharga €20.000 ini merupakan bagian dari strategi Volkswagen yang lebih luas untuk memperluas portofolio kendaraan listriknya. Perusahaan tersebut juga telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangkaian kendaraan listrik seharga sekitar €25.000, termasuk mobil kompak dari VW dan Cupra serta SUV kecil dari VW dan Skoda. Model-model ini dijadwalkan diluncurkan pada akhir 2025.

Saat ini, kendaraan listrik Volkswagen yang paling terjangkau adalah hatchback ID.3, yang dibanderol sekitar €40.000 di Eropa. Memperkenalkan model seharga €20.000 diyakini akan secara signifikan menurunkan hambatan bagi calon pembeli kendaraan listrik, membuat mobilitas listrik menjadi pilihan yang lebih terjangkau untuk lebih banyak orang.

Langkah ini menunjukkan komitmen Volkswagen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dengan harga yang lebih kompetitif. Dengan menawarkan mobil listrik yang lebih murah, Volkswagen berharap dapat menarik lebih banyak konsumen untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik, mempercepat transisi global menuju transportasi yang lebih berkelanjutan.!

Previous post Telegram Luncurkan AI Copilot: Kiamat WhatsApp Semakin Dekat?
Next post Menyusuri Perjalanan Kereta Api: Mengenal Beragam Jenis Gerbong